A Burden Of Being Secret Admire

Sweetly Broken

Hari-hari gue nggak beda dari hari-hari gue yang sebelumnya, ya bedanya cuma minggu ini sepertinya gue selalu membuat keheboahan di sekolah. Seperti kemarin ketika hari kamis, entah kenapa kepala gue sakit dan gue teriak-teriak seperti orang kesurupan, padahal gue nggak kesurupan. Dan hari ini, di hari jum’at gue mendapat rejeki durian runtuh, dan itu cukup menghebohkan, karena gue dipikir anak ajaib. padahal gue dapet durian itu dari guru SD gue. well, semua hal yang barusan gue ceritain itu sama sekali nggak nyambung dengan kehidupan percintaan gue yang sedikit gonjang-ganjing tidak jelas maunya apa.

Mungkin kesalahan gue adalah memberi tanda. gue pernah bilang ke salah satu temen gue kalo gue suka sama seseorang, kayaknya nggak penting banget gitu, tapi ternyata temen-temen gue itu emang bakat jadi wartawan, kepo abis!

Ketika gue bilang gitu, temen-temen gue pada berkomentar “ih masa Uli’ suka cowok tho” , OH PLIS!! Im normal, and i need a love too. Sumpah, gue pikir itu adalah hal yang biasa. tapi ternyata hal itu nggak biasa bagi mereka. mungkin bagi mereka, Gue yang berpenampilan seperti ‘mamah dedeh’ ini nggak akan  menyukai seseorang (cowok). Emangnya gue biksu?

Begini, beberapa temen gue ada yang tahu, soal cowok ini. dia adalah salah satu cowok terkeren di angkatan gue (well, karena keren itu relatif, maka gue memasukkannya ke dalam list cowok-cowok keren versi gue) Tapi yang namanya cowok keren, kalo nggak udah punya cewek maka dia adalah tipe-tipe cowok dingin nggak mau diganggu dan nggak suka cewek labil, atau tipe cowok pemalu.

Dia adalah tipe pertama, cowok keren yang udah punya cewek, dan jujur (Dia itu playboy) entah kenapa gue nulis sesuatu yang nggak bermutu ini. tapi biarlah ini menjadi curhatan gue, karena gue nggak ada temen buat cerita.

Gue pernah baca buku, judulnya ‘The Coffee Shop Chronicles’, buku itu teronggok tak berdaya di antara buku-buku tua tak terjamah. kayaknya waktu gue nemu buku itu, buku itu barusan di taroh di rak itu, karena terbitnya 2012. gue menemukan sebuah kalimat yang bikin gue bener-bener tertarik untuk mengikuti cerita-cerita di buku itu. pokoknya inti kalimat itu adalah ‘mencintai seseorang yang sudah dimiliki orang lain itu memiliki tantangan tersendiri’ gue udah lupa persisnya gimana, seinget gue intinya kayak begitu.

nah, ada kata tantangan di situ. dan inilah yang sedang gue hadapi. Tantangan itu.

Tantangang Pertama.

Jagalah hati! itu yang akan gue katakan pada diri gue sendiri tiap kali liat dia. jadi inget lagu raihan, hahaha. bukan hanya untuk menahan nafsu tapi juga untuk menahan sakit hati tiap kali dia mengumbar soal kehebatan pacarnya yang menurut gue cantikan Yoona. ya iyalah, aduh gimana ya sama gue aja cantik gue seandainya gue diet beberapa bulan aja, (ngarep lu li’) Persoalan jaga hati ini bisa berarti luas banget buat gue, ya bisa dari sisi manapun. dan gue rasa gue cukup berhasil dengan tantangan ini.

Tantangan Kedua.

i’ll keep it secret. Judul dia atas sudah mengatakan soal ‘Secret Admirer’ itu artinya gue itu semacam pengagum rahasia yang labil gitu. tapi gue nggak selabil itu, gue cukup bagus dalam memendam rahasia. dan gue suka bermain dengan puzzle. temen deket gue sebut saja Ebi, dia itu cukup penasaran dengan cowok itu. maka gue ngasih dia semacam teka-teki, karena gue pecinta bahasa, bahasa mana aja. gue menggunakan huruf korea untuk membuat teka-teki itu, dia bener-bener nggak ngerti karena dia bukan KPOP lovers.

Ngomongi soal KPOP dan Ebi. gue jadi inget sama suatu percakapan yang nggak banget. Seorang anak kelas x3 tanya ke dia soal KPOP gitu, dia tanya:

“Eh kamu ELF ya? kata anak itu. Ebi yang seorang angkot-holic menjawab,,

“Iya, aku suka naik ELF (baca: elep) kalo dari suruh”

Sedikit penjelasan. Elep atau ELF adalah angkot favorit dari suruh menuju tingkir salatiga. well, gue juga nggak tau itu apaan, hanya para angkot-holic jurusan suruh yang tahu elep apaan.

Anak x3 itu bingung, sebenernya anak ini ngomong apa, pikir dia. dan Ebi semakin bingung dengan ekspresi bingun anak x3 itu.

“emang ELF (elep) apa to?” tanya Ebi.

“Kamu nggak tau to, ya udah” dan anak x3 itu pergi sambil ketawa-ketawa nggak jelas.

dan dia tanya ke gue. udah gue jawab aja secara realistis dan dia baru paham dan ngerti kenapa anak-anak x3 itu ketawain dia.

Ah, malah ngomongin sampe mana-mana. ya udah back to the puzzle, Jadi Ebi udah terima tantangan itu dan dia mencoba mencari tau sampe dia lari bukit sofa-marwa 7 kali, hanya untuk tau apa arti huruf-huruf itu. gue sama sekali nggak khawatir kalo dia bakalan tau, karena dia sama sekali nggak ngerti soal tata bahasa korea. ya udah, hahaha.

Dia tau, dia tanya sama temen gue yang Hottest. sial! batin gue dia tau. udah nggak asik lagi deh mainin teka-teki nya.

Tapi untung Ebi dan dua temen gue yang lain nggak ember. jadi rahasia ini cukup terjaga, jadi gue pikir tantangan ini cukup berhasil (walaupun nggak sepenuhnya berhasil)

Tantangan Ketiga.

Akting! Gue kudu dan harus pinter akting, dan gue rasa gue piawai dalam hal itu. karena cowok itu pikir gue itu adalah gadis pertapa yang suka berkutat pada game hape. atau mungkin seorang gadis aneh yang tiba-tiba suka menyalak-nyalak dan menjadi pendiam sedingin Jessica. Yah, gue berharap dia nggak pernah berpikir kalo gue suka sama dia karena kalo dia tau, maka semua ini nggak akan seru lagi, dan gue akan kehilangan perasaan gue, hahaha.

Tantangan Keempat.

Cewek yang cemburuan banget. Pacar dia itu orangnya sangat,sangat cemburuan. maklum anak kecil bau kencur yang cuma suka digombalin, dan belum ngerti apa itu arti cinta (Apa Deh) yah, bagaimana gue bisa bilang dia cemburuan. Ebi adalah saksinya, karena Ebi pernah jadi korban dia, well, secara nggak langsung tapi. Yang gue sayangkan adalah, cewek ini bener-bener nggak pantes sama cowok yang gue suka. bukan dari sisi gue yang suka ya,, tapi dari sisi hati gue yang tersakiti (ciah) hahaha,, makin aneh aja gue. Ya gue harap mereka langgeng. Amin!! (Ya ampun, gue baik banget, sabar uli’ sabar [apa deh])

Cowok itu,,, Mirip Zayn malik, cuma dia wajahnya kotak. Bibirnya antar kayak Kai dan Kyungsoo gitu. Dia lucu kayak Chanyeol. Dan dia adalah cowok yang pertama kali ngajak gue ngobrol di kelas.. That’s why.

[Hahaha, Ya Allah!!! Posternya kayak FF, pasti dikira FF]

2 fb 2012

Advertisements

Published by

am

Currently studying in college, never stop imagining though.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s