Selamat Jalan Diaz

 dr-001

Entah kenapa, pagi ini gue dikagetkan dengan berita dari temen gue, yang padahal kita nggak pernah ngomong (sama sekali), tapi gue merasa berkewajiban untuk mengucapkan selamat tinggal ke dia.

Teman gue ini adalah anak dari sebuah smp swasta di Salatiga. kita dulu sekelas waktu MOS, dan menurut gue dia itu manis.

Awalnya gue pikir dia itu anak polos yang tidak suka sembarangan bergaul. Itu kenapa dulu (sempet) naksir walaupun cuma sebentar. setelah itu kelas kami terpisah, gue di kelas 10-5 dan dia di kelas 10-7. kelas gue itu isinya orang-orang yang spesial labil (sampe guru BK-nya ada dua). ya seperti gue ini (mungkin) dan kelas dia,, gue nggak terlalu ngerti.

Karena terpisah kelas itu gue kadang curi-curi waktu cuma buat liat dia, ya,, namanya aja cinta monyet jadi cuma diliat dari gantengnya doang. itu sebelum gue tau kalo dia itu perokok. pas gue tau, sempet syok juga, karena gue pikir dia termasuk jajaran anak yang tidak suka macam-macam. lambat laun perasaan itu terkikis karena ternyata banyak juga yang naksir dia (well, gue adalah orang anti mainstream)

Udah lama nggak denger kabar dari dia, ya paling cuma kabar kalo Diaz nglanggar ini, nglanggar itu. tapi itupun bagaikan angin lalu di telinga gue.

terus tiba-tiba siang itu waktu pelajaran Pak Juba (wali kelas 10-7) diberitakan bahwa Diaz mengalami kecelakaan. katanya sih gara-gara dia ngebut biar nggak telat sekolah. Bayangkan,, motornya itu ninja dan dia mengendarai dengan kecepatan penuh, apa nggak melayang-layang tuh kalo gue diboncengin dia (Ngarep)

Sekitar dua hari setelah itu temen gue sebut saja si Kpop Newbie (karena dia mengatakan gue bandar lagu korea) ngasih tau kalo si Diaz belum sadar juga, gue jadi berpikir lagi, apakah separah itu? kayaknya sih parah banget deh,,, tapi gue nggak mau bayangin, nggak tega gue.

dan pagi ini tiba-tiba gue di-sms-in temen gue ditengah kita sedang membicarakan tugas kimia.

Innalillahi wa innalillahi rojiun, Aldi (Diaz) telah di penggil oleh ALLAH SWT

bagaimana gue nggak  electric,electric shock? karena menurut gue Diaz Reynaldi adalah anak yang kuat, jadi gue pikir dia bakal bertahan, dan mungkin hanya ada beberapa tulang yang patah. tapi ternyata Allah berkehendak lain. Allah mengambil sosok seorang Diaz dari kami.

Sosok Diaz yang bandel dan Gemesin. akan selalu hidup di hati kami.

Annyeong Diaz, Semoga amal perbuatanmu di terima di sisi-Nya.

Dan terimakasih karena membuat hidup kami jadi lebih berwarna.

Goodbye Diaz Reynaldi

Ahnmr

Advertisements

Published by

am

Currently studying in college, never stop imagining though.

2 thoughts on “Selamat Jalan Diaz”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s