Break Up Talks

tumblr_lzbdyhgXWT1qh1yrr

Author: Ahnmr || Cast: Byung Baekhyun, Bae Suji || Add. Cast: Random || Genre: Fail-Romance || Rating: 15+ || Lenght: Cerpense (Cerita Pendek Sekali) || Disclaimer: the cast belong to it management plus it doesn’t happen in real life, it’s just a fic anyway

Semua itu dimulai di malam musim dingin. Ketika kami pergi ke Cafe’ di tengah kota dan membicarakan soal ‘Banyak hal’. Saat itulah topik itu muncul diantara kami, seperti koreng yang muncul ditengah-tengah kulit yang mulus, halus, tanpa cela.

“..jadi kau suka pria-pria bisbol? Haruskah aku masuk dan ikut tim bisbol?” Kataku dengan sedikit nada menuntut.

”Bisakah kita memesan makanan?” Suji mengalihkan pembicaraan, menyingkirkan gelas beernya yang masih ¾ penuh ke samping.

“Kau mencoba mengalihkan pembicaraan, bukan? Suji, aku bertanya-tanya soal bagaimana ini bisa berjalan baik untuk kita berdua. Kau terus membawa persoalan soal bisbol. Aku, di sisi lain mencoba terus untuk mengikuti arah pembicaraanmu, aku menuruti permintaanmu, dan yah.. aku merelakan jadwal belajar malamku untuk berada disini bersamamu, mendengarkanmu lagi dan lagi..”

“Lalu apa? Apa yang ingin kau katakan? Kau tak pernah mengatakan apapun saat kita berkencan Byun Baekhyun” Suji memotong dengan ketus.

Aku terdiam. Kemudian mengamati jari-jari lentik Suji ketika meraih gelas beer disamping meja. Kurasa ia akan senang mendengar niatku, jadi aku mengalihkan pandanganku padanya“Aku akan mencoba bergabung dengan persaudaraan kampus” Ucapku lirih.

“Apa?” Tukas Suji hampir memuntahkan beer yang barusan akan ditegaknya.

“Aku akan bergabung dengan persaudaraan kampus” Ulangku dengan kepala hampir menguap.

“Apakah itu penting?” Tanyanya seolah-olah perkataanku barusan adalah hal terkonyol yang pernah ia dengar.  “Maksudku, itu hanya sekumpulan pria penggila pesta, kenapa kau ingin bergabung dengan persaudaraan kampus?”

Aku menjelaskan semua keuntungan yang dapat kudapat jika bergabung dengan persaudaraan kampus, dari A sampai Z. Aku tahu betapa malasnya Suji mendengarkan semua itu. Aku juga mengerti bahwa ia tak pernah benar-benar ingin mendengarku dari dulu. Namun aku tak berhenti bicara begitu saja, toh suka atau tidak, telinganya akan selalu menangkap apa yang kukatakan

“..memangnya kau tidak ingin menjajal pergi ke pesta SNU? Ya walaupun kau pasti sudah sering pergi ke pesta. Tapi rasanya akan berbeda, aku jamin kau bakal senang bertemu teman-temanku, aku bisa…”

“Tunggu, apa maksudmu aku sering pergi ke pesta?” Ia tiba-tiba memotong. Sebagai seorang Byun Baekhyun. Aku tak pernah peduli dengan luka apa saja yang pernah dilukiskan Suji dihatiku. Namun pertanyaannya barusan memicu sesuatu dalam hatiku. Memicu sebuah pertanyaan yang seharusnya tak kukatakan padanya, agar hubungan kami baik-baik saja, agar ia percaya padaku.

Namun nyatanya tidak. Egoku menang dan aku tak habis pikir ketika mengatakan, “Bukankah begitu? Aku sudah tahu itu sejak pertama kali kita kencan, aku bahkan tahu kau pernah tidur dengan bartender itu,” Kataku sambil menunjuk ke belakang, kearah si bartender.“Tapi sudahlah…”

“Aku tidak tidur dengannya Baekhy…” Sambarnya.

“Kau tahu Suji? Ini semakin malam dan kita berdua semakin mabuk, pembicaraan kita semakin irrasional dan tidak masuk akal, aku tidak tahu lagi apa yang ingin kubicarakan, dan kau juga terlihat begitu. Jadi,..”

“Tapi aku tidak tidur dengannya Baekhyun, aku berani sum…”

“Jika kau terus berusaha keras untuk memberi alibi padaku, aku akan semakin yakin bahwa aku seharusnya tidak percaya padamu dan menganggap semua waktu yang kita habiskan bersama adalah formalitas dari status yang kita jalani, jadi lupakan saja, Suji. Anggap ak…”

“Apa kau menganggapku jalang? Bagimu aku serendah itu?”

Entahlah, ada rasa lega aneh yang menggrayapi kerongkonganku usai ia mengatakan ‘jalang’. Ia memang jalang, dan aku benar-benar mengerti. “Lupakan, jika kau masih ingin membicarakan ini, bicaralah pada dirimu sendiri, pulanglah. aku selesai dengan pembicaraan ini”

“Tidak, aku akan meyakinkanmu bahwa aku tidak melakukannya!”

“Berhentilah, Suji! Kembalilah ke asramamu, belajar sana”

“Baekhyun!”

“Bisakah kau diam, semakin kau bicara, semakin otakku panas, dan kau tahu bahwa otakku lebih berharga dari harus memikirkan pertengkaran kita, lebih baik kau kembali ke asramamu dan belajar” Ujarku sambil bersidekap dan menyelaraskan punggungku pada kursi.

“Kenapa kau terus menyuruhku belajar?”

Aku menghela napas dan menatapnya penuh rasa kasihan. “Karena kau sekolah di Chongshin”

Suji mengernyitkan keningnya dan berdiri dari kursinya, penuh amarah. “Jadi kau menganggapku bodoh? Baiklah, kita selesai disini Byun Baekhyun”

Kata ‘selesai’ yang barusan ia ucapkan menamparku. Aku tak tahu harus berkata apa-apa lagi. Seharusnya aku senang dan lega. Tapi ternyata kehilangan Suji dalam pertengkaran kurang dari tiga menit adalah hal paling menyakitkan yang pernah kurasakan.

“Bisakah kita memesan makanan?” Kataku dengan bodohnya.

“Kita tidak akan memesan makanan, kita bahkan tidak akan bertemu lagi, lupakan semua waktu yang pernah kita habiskan bersama, kita benar-benar putus” Katanya sambil berbalik menuju pintu.

–the story totally end–

🙂 cuma mencoba produktif, jadi gue posting ff pendek ini yang sebenernya lebih cocok dibilang dialog doang, dan mungkin ini bukan cerita. Habisnya 85% isinya dialog.

Ini crack couple. Banget! Dan gue bikin genre baru ‘Fail-Romance’. So, please forgive my randomness

Btw, ini juga nggak bisa dibilang sebuah cerita komplit karena ini cuma nyeritain satu scene dimana sebuah hubungan itu bisa hancur hanya karena keceplosan.

Kalo ada yang belum paham soal karakter Baekhyun dan Suji disitu. Gue bakal jelasin sedikit. Jadi Byun Baekhyun disitu adalah mahasiswa SNU yang pinter, dia punya cewek, Suji, yang gue juga nggak tau jadiannya gimana. Cause mereka itu random banget. yang satu cowok pinter pengen keren, yang satunya cewek gahool tipikal bitchy gitu.

Okay, done.

NB: oh ya, kemarin ultah blog gue btw

Himrasaki (^o^)9

Advertisements

Published by

am

Currently studying in college, never stop imagining though.

8 thoughts on “Break Up Talks”

  1. ya ampun baek dapet pemikiran darimana suzy ngelakuin hal itu??
    ckck,,klo emosi emang bisa bikin keceplosan dan berakibat fatal…
    tetep fighting ne

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s