Semester 3: Jeda Akhir Semester

tumblr_mxzqqbgtKY1riy1kqo1_500

Happy Holiday Everyone

Hope yours are more interesting than mine.

Belakangan gue baru sadar bahwa ketertarikan gue pada KPOP semakin mengikis. Gue nggak tahu apakah itu karena gue semakin dewasa, atau karena gue bosen lantaran GG nggak comeback-comeback, atau karena nggak ada temen spazzing. Gue nggak tahu jujur aja, gue juga nggak mau cari-cari alasannya kenapa, karena semakin dicari gue malah semakin bingung.

Di sisi lain, ketika gue nggak lagi begitu focusing on kpop, gue malah sekarang jadi nostalgia-nostalgia gitu. Jadi ceritanya waktu itu gue lagi nontonin On The Spot soal ‘7 mobil terkutuk’ dan saat itulah porsche milik James Dean disebut-sebut #gue tau emang nggak nyambung sih.

Let’s start my holiday with 50 era actors that i adore so much…

Jadi dulu pas kelas 5 SD gue pernah baca majalah. Gue lupa merek majalahnya tu apaan, Olga apa Kawanku, gue lupa. Pokoknya ada yang ngebahas soal James Dean gitu. Sekilas gue liat “Oh ya, ganteng” udah gitu doang. Gue nggak tau setelah nonton On The Spot gue malah jadi kepo soal James Dean gitu dan gue baru tahu kalo James Dean se-line sama nenek gue yang lahir tahun 1931 #But James Byron Dean is totally handsome!!!

tumblr_inline_mm3lx6qK3t1qz4rgp

James Dean (Middle), East of Eden

Ketika gue kepo soal James Dean, tiba-tiba gue juga kedapetan nama Audrey Hepburn. Gue sih tau dikit-dikitlah soal Audrey Hepburn, beliau itu yang mempopulerkan legging. Kata temen gue Yuli (Ketika kami membicarakan Audrey Hepburn) jaman dulu pake legging itu dianggap tabu. Dan ya, jadi somewhat controversial gitu deh. Tapi bukan itu intinya, yang biking gue bingung adalah ketika lo cari kata kunci begini ‘James Dean and’ terus google akan ngasih saran, di baris paling atas adalah nama ‘Audrey Hepburn’ ya gue kepo lah. Akhirnya gue cari, ternyata itu lagu. Gue pikir mereka berdua duet dan lagunya berjudul ‘Sleeping With Sirens’ oke, itu emang nama lagu yang aneh banget. ‘Tidur Dengan Sirens'(???)

Gue cari di wikipedia apa hubungan mereka berdua. Hasilnya nol besar, Audrey Hepburn dan James Dean nggak ada hubungan apa-apa. Gue malah tau kalo James Dean itu sempet pacaran dengan aktris italia bernama Pier-Angeli. Dan Audrey Hepburn itu menikah sama ‘Siapa’ Ferer gitu. Eh sori gue lupa. Intinya satu-satunya hal yang menghubungkan kedua nama itu adalah lagu berjudul ‘If I’m James Dean You’re Audrey Hepburn’ dari band Sleeping With Sirens. Lagunya agak cadas gitu sih aslinya, tapi liriknya bagus kok. Terutama bagi kalian yang udah punya pacar. Banyak banget orang di tumblr yang ngejadiin lagu ini sebagai lagu couple favorit.

Ini salah satu link dari cover lagu itu yang menurut gue paling bagus:

https://soundcloud.com/megangore/if-im-james-dean-youre-audrey

tumblr_lm7rb19CIe1qbwn1x

Kalo kalian sependapat sama gue. Lagu itu emang bahasanya terlalu lugas dan nggak agaknya biasa saja. Tapi ketika lo nanti udah nggak jomblo seperti gue. Mungkin lo ngerti kalo lagu itu ternyata teramat bagus (seperti apa yang orang-orang di tumblr rasakan)

Dan mm, kalo kalian memutuskan untuk kepo James Dean juga, ngobrol sama gue biar gue ada temennya juga gitu maksudnya.

Oh ya, kalo kalian nggak tau James Dean. James Dean itu aktor amerika tahun 50-an yang meninggal karena kecelakaan parah ditahun 55 dalam umur 24 tahun setelah mengendarai mobil porsche miliknya. Dia juga seorang pembalap. Tapi dia terus dikenang oleh masyarakat, khususnya di hati fans sebagai:

6495953

Oke, cerita gue selanjutnya agak membosankan sih. Well, match banget sama liburan gue yang membosankan (Kecuali lo fans dari Kane Chronicles, Percy Jackson, atau Heroes of Olympus).

Jadi sebenernya liburan gue itu sudah dimulai beberapa hari lebih awal gara-gara classmeeting yang membosankan. Gue meliburkan diri dan nyelesaiin baca Throne Of Fire (A recommended book for Percy Jackson fans).

Gue sebenernya agak kecewa dengan buku kedua dari Kane Chronicles. Di beberapa bagian memang ada yang seru, apalagi ketika part Sadie yang kalo nyeritain dengan lugas dan apa adanya. Dan gue sebagai satu dari ‘Sadie-Anubis’ shippers di dunia ini merasa bahagia banget karena akhirnya ada momen romantis diantara mereka berdua walau akhirnya ada tokoh baru bernama Walt yang somewhat mengganggu.

Ya, gue tau Sadie suka sama Walt. Tapi gimana Anubis dong? Ya gue tau dia dewa, but still. Couple utamanya Sadie adalah Anubis, lalu tiba-tiba Walt…. ya sudahlah. Dan yang bikin gue kecewa lagi adalah ketika Zia bersikap agak aneh sama Carter. Seakan-akan momen mereka dibuat-buat, seakan-akan nggak nyata. Pokoknya kurang ada feel-nya gitu. Dan sebenernya gue lebih suka tokoh Sadie Kane ketimbang Carter karena dia bisa bercerita lebih lugas dan kelugasannya itu bikin ngakak tanpa henti.

Gue pengen baca lanjutannya, buku ketiga, Serpent’s Shadow. Tapi entah kenapa kok dari kemarin nggak keturutan bacanya. terus kemarin gue udah intip-intip ‘Son of Sobek’ dan keren banget gimana Carter waktu ketemu Percy. Terkadang gue merasa Sadie itu karakternya nggak beda jauh sama Percy, dan mereka bakal jadi tim yang hebat banget buat menghina-hina Carter yang cupu. Itu adalah bagian dimana gue merasa niat banget nyelesaiin Serpent’s Shadow. Tapi di sisi lain gue juga males waktu intip-intip bagian dimana Sadie dansa sama Walt. Sanubis feel gue hancur bersamaan seperti Chanstal feel gue, dan gue nggak tau mau ngelanjutin baca apa nggak sekarang setelah tau akhirnya gitu.

Tapi sebelum gue ke perkara selanjutnya gue mau membeberkan Dream Cast Kane Chronicles gue (Base on what i imagine) :

Carter Kane

tumblr_m9gqsyTGMx1rvwbys

Sadie Kane

tumblr_m8ojj2Hw5D1rthkdb

Anubis

tumblr_mf5b1xd04L1rq82fy

Yang lainnya gue nggak bisa menemukan di dunia nyata, cukup di pikiran gue aja.

Perkara ketiga adalah hal yang paling nggak penting karena liburan gue teramat sangat membosankan.

Gue merasa kehilangan banyak hal setelah gue pindah sekolah. Nggak hanya temen, tapi juga diri gue.

Mungkin karena waktu semakin dekat sama UN gue jadi kehilangan temen gue itu. Kita dulu sering spazzing bareng meski kita cuma bisa spazzing bareng di dunia maya. Tapi dulu kita deket, entah karena apa kok sekarang udah nggak deket lagi. udah nggak pernah GTalk-an, nggak pernah mention-mention-an (Bahkan di beberapa waktu gue merasa dia udah nggak peduli lagi sama gue). Sebenernya gua kangen banget, gue nggak pernah nemu temen yang hampir semua hal kita itu setuju, hampir di dalam banyak hal kita sepikiran. Tapi pada akhirnya malah nggak pernah deket lagi. Sedih banget kan? Susah cari temen kayak gitu, dan setelah kehilangan temen kayak gitu. Gue merasa kayak kehilangan sesuatu yang berharga di dalam hidup gue.

Urusan SMA gue sekarang lebih berantakan. Gue nggak fokus belajar gara-gara Downshifting (Penurunan kemampuan kognitif dalam diri seseorang) gue turun dari 5 ke 24. Dan gue terpukul banget, mungkin nilai itu nggak sekedar elo berkelakukan jujur di sekolah lo juga harus kerja keras dsb, tapi kalo itu nggak cukup? Terkadang gue mikir, apakah dengan dongkrak nilai gue perlu nggak jujur juga kayak yang dilakuin orang lain. Sebenernya pelajarannya nggak susah sih. Tapi mungkin faktor males banget + downshifting itu yang bikin gue kayak gini. Yah, sesuatu yang susah banget buat dilawan.

Ngomong-ngomong soal Downshifting, itu perlu banget buat diwaspadai terutama dimasa-masa sebelum tes. Downshifting itu biasanya karena otak lo udah lelah menerima materi, semacam memberi sinyal ketika otak lo udah muak dijejali materi-materi pelajaran. Efeknya cukup mengkhawatirkan semacam ‘ketidakinginan belajar’ itu, beda sama males. Downshifting  itu lebih berat dari males.

Selain nilai dan kehilangan teman. Gue mulai kehilangan gue sendiri.

Dulu gue nggak ambil pusing apa yang diomongin orang-orang soal gue. Helm kambing kek, kerudung gede kek, tukang ceramah kek, apa kek. Gue nggak ambil pusing selama gue benar. Tapi sekarang, orang ngomong apa dikit gue jadi rempong sendiri. Kayak ‘eh kok kamu gini sih’ ‘ih kamu bagusnya pake gini’ ‘ih kamu kok nggak punya cowok sih’ ‘kok hape kamu cupu banget sih’

Gue kesel lama-lama. Dan gue merubah diri gue agar menjadi seperti mereka. Yah nggak sepenuhnya, cuma biar meraka paling nggak nyaman dengan keberadaan gue. Dan gue sekarang jarang ngomong soal apa yang pengen gue omongin, apa yang salah dengan mereka. Gue diem, dan dulunya gue emang cupu. Sekarang gue nggak, tapi gue jadi merasa cupu sama diri gue sendiri dan mulai merindukan diri gue yang dulu. Yang berani bicara dan berpendapat bukan yang kayak gini.

tumblr_lvz1sxoiTZ1qhs5k0o1_500

That’s all buat curhatan dipenghujung semester. Kesimpulannya, semester 3 ini mungkin nggak berjalan sesuai harapan gue. Gue sekarang adalah orang ke-24 di kelas. gue nggak bisa lagi bersantai-santai. Gue harus berusaha lagi lebih keras di semester 4.

Semoga semester 4 menyapa kita semua dengan menyenangkan. Mempersiapkan kita sebagai pemenang dan membawa kebahagiaan buat semua orang.

tumblr_mj1c9gUsLh1s0g6v6o1_400

Thanks for read my stupid journal 😀

Goodnight

tumblr_inline_mtsfj49s1m1qk2iez

ahnmr

Advertisements

Published by

am

Currently studying in college, never stop imagining though.

4 thoughts on “Semester 3: Jeda Akhir Semester”

    1. Band sleeping with sirens
      Sirens yg d maksud tuh adalah mitologi mesir ato yunani yg berarti peri laut ato biasanya d sbut putri duyung..
      Aku ngefans banget sama bandnya..
      Lyricknya keren2walaupun agak kasar, tp enak2 lgu and lirycknya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s